Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Ngelantur

Sikat

Sometimes it is hard to feeling happy, like use all your energy and power to make you happy but in the end of the day you still not. Happy is not purpose of life. Happy is just a feeling, one kind of feeling, like sad, like shy, like love, like hate, like fear, like guilty, like doubt, etc. But, because happy is a "good one", so everybody try so hard to have that feeling and make happy as a purpose. Sometimes happy is just illusion before your real sad is coming. Then, I change my point of view about happy. Happy just little explosion in our heart on the way we living, happy is just really feeling and feeling turns for a second. So, I don't need to push myself to be happy all the time. Ya, I knew. Those words are my type of surrender, surrender to be a happy person. Oh man, being happy is really hard. It makes all of us becoming a slow walker because we had burden in our shoulder. "I have to be happy". No, you don't have to. It's okay if you are not. I h...

The Fall

              Maksud dari judulnya bukan musim gugur ya teman-teman karena di Indonesia nggak ada musim gugur. "The Fall" adalah nama gitar mungilku, Guitalele Yamaha seri GL1 warna hitam nan menggemaskan yang aku beli bulan April lalu dan baru kepikiran tadi malem aku namain The Fall. Kenapa aku namain The Fall? karena dia satu-satunya teman yang menemaniku di saat sedang "jatuh-jatuh"nya aku. Teman yang menemani tanpa judgement aku sedang salah atau benar. Yang menemani tanpa peduli suaraku lagi fals atau enggak. Teman yang sampai detik ini masih belum aku pahami soalnya aku nggak jago-jago main gitarnya hehe. The Fall, aku kira ini nama yang paling cocok gitar classic-ku ini. Bahkan alasanku beli gitar ini adalah agar aku bisa keluar dari kubangan tempat aku 'jatuh' yang namanya patah hati.          Aku nggak ngerti dari patah hati terus merembet kemana-mana jadi sampe beli gitar segal...

Ngelanturin Politik

       Talking about the election, sebenernya pengen nulis ini dari jaman dulu banget pas masih 17 tahun dan perdana ikut coblosan tapi ngerasa kayak terlalu muda dan nggak tau apa-apa dan ngapain sih bikin postingan tentang politik yakan, mending cinta-cintaan 😆 But now, aku sudah 22 tahun dan masih muda dan masih nggak tau apa-apa juga sih haha cuma kayak sumpek aja semua socmed isinya politik. Jadi ya ikutan nimbrung aja biar ramai, biar gaduh 😁         Di sini aku nulis sebagai pendukungnya Jokowi ya teman-teman tapi bukan haternya Prabowo jadi kalo kalian nggak suka ya nggak usah dibaca, as simple as that. Yang pengen aku omongin dari dulu yaitu tentang pencitraan, bagaimana bisa muncul kata "pencitraan" yang booming banget waktu Ria 17 tahun. Menurutku "citra" itu dibangun bukan dari kita sendiri, malah dari orang-orang sekitar kita. Misalnya, kamu punya temen sebut saja Mawar, nah Mawar ini baik banget orangnya, baiiikk bange...

22

       "The age 22 is such a strange time. Some of us are still trying to graduate college. Some of us are engaged or married. Some of us have kids. Some of us working full time jobs and pretending to be adults. Some of us have no idea whats's going on." I read that on my twitter and "wow" I get punch on my face. It's kinda true. 22 is weird age. Me on "pretending to be adults and have no idea what's going on" haha.         30 Januari 2019 lalu aku menginjak umur 22 tahun. Rasanya tua dan aneh haha. 21 itu masih ada muda-mudanya, tapi nggak tau kenapa 22 kok nggak ya? 22 tahun. Dua-nya ada dua. Bahkan temen akrabku kerja kemaren baru menginjak 19 tahun. Aku kok bisa 22 sendiri ini gimanaaa??? Mukaku nggak keliatan umur 22 kan ? Haduuu aneh sekali. But this is one of my favorite birthday ever. I received so much sweet prayers from my friends, colleagues, and many strangers in socmed. I thank for that. Terimakasih buat ya...

A Movie

         Do you a movie addict? Me, nope. Penikmat saja. Bukan penikmat yang tiap akhir pekan nonton film ke bioskop gitu. I'm not that rich by the way haha, even the first time I go to cinema when I was high school. Kenal film ya juga dari SMA masuk TI dan kenal orang orang yang kerjaanya ke warnet ngopy updatean film. Terus kalo mau libur panjang terjadi perputaran flashdisk di kelas. Nyetok film untuk liburan di rumah saja hehe. Now guys I thank to you :D          Disini aku cuma yaaaaa masih kagum aja bagaimana film maker do their job. Bagaimana mereka bisa me-naik-turunkan emosi kita pas nonton. Gimana kita ikutan bahagia, gimana kita bisa ikutan sedih bahkan nangis sampe sesenggukan pas nonton. Bagaimana kita bisa kepikiran sama ending sebuah film bisa sampai membuat kita kepikiran berhari-hari bahkan mingguan. How? Bagaimana JK Rowling berimajinasi sampe bikin Harry Potter di-film-in sampe 7 film. I...

Cerita

Hello sobat, kali ini aku nggak bakal bikin postingan tentang trip. Ini sekedar random thought doang  karena semakin dewasa ini, semakin banyak ketemu orang baru dan tentu dari hasil pengamatan dalam menjalani  hidup yang hingar bingar ini #tsaah. Ngomong apaan si mbaa.  Intinya aku bakal cerita betapa kuatnya “cerita” itu pada kehidupan kita. Yang pertama, dengan cerita kita bisa tahu apa arti kita di kehidupan seseorang. Pernah nggak si punya temen yang cerita sampai hal yang privasi banget? Naaa itu contoh bahwa dengan cerita kita bisa tahu seberapa kita dipercaya sama orang lain, seberapa kita deket dengan teman kita. Kadang dengan cerita kita bisa berantem juga. “Kok  lu nggak cerita sama gue hal kayak gini?” jengjeeeeeng. Disitu kadang kita jadi merasa jadi orang yang tidak dipercaya, yakan?  Karena mereka nggak cerita sama kita, kita jadi ngerasa kaya nggak dihargai, yakan? Yang kedua, dengan cerita kita bisa menilai seseorang . Bagaimana pilihan kat...

Pengangguran Thought

     Selamat menempuh hidup baru! Woy sapa yang nikah wooooyy <~ Sebuah kalimat pembuka yang aneh-,- Di postingan kali ini aku mau menceritakan makna hidup dari angle seorang pengangguran. Nggak ada menarik-menariknya sih hahaha. Ya semacam random thought gitu.   (kapan postingan di blog ini tidak random!)       Btw, banyak postingan dalam blog ini yang aku draft-kan kembali. Malah lebih banyak postingan yang di draft daripada yang dipublish. Kenapa? Karena aku pengen blog ini bisa dibaca khalayak ramai, yaaaa walaupun nggak ada yang baca juga sih 😅 Tapi intinya, aku pengen mengurangi curhat di socmed. Kaya cerita sedih waktu Mamak berpulang. Aku nggak pengen, waktu ada orang baca blog ku ( kalo ada :v) mendapati aku bersedih hati, gundah gulana, bermuram durja kemudian dikenang menjadi orang yang sedih. Emang sedih, hancur kayak sky is falling  tapi aku memilih untuk tidak menampakkannya dan berlarut-larut. Yaaa pokoknya taunya yang hepi-he...

Misteri

      Di postingan kali ini, aku mau bicara soal cinta. Kok judulnya misteri? Karena cinta itu misteri makanya aku kasih judul misteri. Biar nggak kelihatan menye-menye aja judulnya hehe. Tapi jatuh cinta itu memang horor. Well, aku baru pacaran sekali dan rasanya 'nggak lagi-lagi ah' rasanya 'ah gue dikerjain nih' haha. Kapok. Yang buat bayi itu? Bukan itu popok-_- Kenapa? Karena pacaran menurutku itu lebih banyak ruginya. Kalo dari segi agama tau sendiri, nimbun dosa. Rugi waktu, harusnya kita punya waktu buat ngobrol sama keluarga malah mengasingkan diri di kamar balesin chatnya doi yang 5 menit nggak dibales udah ngomel-ngomel. Rugi perasaan, yah kalo yang ini tau sendiri lah. Perasaan karena hal-hal yang nggak jelas tentang percintaan. Ntar berantem, baikan, eh berantem lagi gara-gara nggak ngasih kabar 5 menit itu tadi-_- Terus dunianya jadi sempit, mikirnya jadi dia dia dia lagi. "Dia kemana 5 menit nggak bales chat aku?" Halah-_- daaannnn masih banyak...